Perjalanan Menghapus Cinta (4)
Saat pagi setengah siang datang menghampiriku, aku tersadar dari mimpiku. Tak terasa waktu sudah hampir dhuhur. Beranjak aku dari tempat tidur menuju kamar mandi. Saat akan masuk kamar mandi, temanku yang sedang patah hati itu berkata
“Aku Sembuh Guh”
Tak kulanjutkan perjalananku menuju kamar mandi, lalu dia menjelaskan proses ‘kesembuhannya’ itu. Pagi tadi setelah dia sms temennya, temennya itu langsung menelpon dia danlangsung memarahinya dan memberikan solusi
“Cara apa biar kamu terbebas dari perasaanmu saat ini? Kalo pengen menikah, menikahlah dengan adikku, lalu lanjutkan usaha ayahku bersama suamiku!!”
Dengan kata-kata itulah temenku tersadar akan kegilaannya beberapa malam ini. Disini yang dimaksud “suamiku” oleh temannya itu tidak lain adalah sahabatnya dulu waktu di surabaya, so suami istri merupakan sahabat dari temanku itu.
Yahh syukurlah kalo temanku sudah ’sembuh’, ini merupakan sebuah perjalanan menuju kehidupan yang membuat kita semakin dewasa, arif, dan bijak dalam menghadapi berbagai masalah keduniawian.




hm….
[Reply]