Menuntut Gaji Lebih ? Pantaskah.. ?
Kita sering mendengar teman kita mengeluh tentang jumlah gaji yang dia terima, “Gajiku terlalu kecil, perusahaan tidak memperhatikan kesejahteraanku” katanya, padahal dia merasa telah bekerja dengan keras. Tetapi sayangnya, dia selalu mengeluh dan mengeluh, menyalahkan pimpinan yang menurut dia, tidak bisa berbuat adil dan tidak bisa menilai hasil kerjanya. Akhirnya dia bekerja dengan malas, asal-asalan dan sering tidak masuk kerja atau sering mengatur jadwal kerja seenaknya.
Di sisi yang lain, ada teman kita yang santai menaggapi jumlah gajinya, dia selalu bersyukur, berapapun gaji yang dia terima, dia tetap bekerja dengan baik, waktu yang ada dipergunakan sangat efektif, dia berkeyakinan “suatu saat Pimpinan pasti tahu, kalau kerjanya pantas dihargai lebih”. Maka dia selalu bekerja dengan gigih, kadang tak meperdulikan waktu.
Benar perkiraannya, bahwa gajinya dinaikkan melebihi rekan-rekannya.
Gaji adalah masalah yang paling sensitif, gaji adalah upah dimana kita telah bekerja untuk mendapatkannya, gaji adalah kewajiban dari perusahaan untuk memberikan setelah kita bekerja untuknya, gaji adalah penyemangat kita untuk bekerja dengan lebih baik, dan kalau boleh kita artikan gaji adalah nyawa, nafas kita dan keluarga kita. Tanpa dia, kita tidak bisa membeli makanan, pakaian dan kebutuhan lainnya.
Sebegitu pentingkah arti dari gaji buat kita ?
Kalau memang begitu penting arti gaji buat kita, kita pasti berjuang untuk mendapatkannya. Perjuangan untuk mendapatkannya sangatlah beragam, ada yang bekerja dengan giat, cerdas dan selalu semangat, ada yang bekerja asal tugas selesai, ada yang bekerja dengan malas dan yang lebih parah lagi ada yang bekerja dengan malas tetapi menfitnah teman sekerjanya untuk mendapatkan nilai plus didepan Pimpinannya.
Buat kita, mana yang telah kita lakukan ?
Kadang-kadang kita telah merasa bekerja dengan giat, bekerja sudah puluhan tahun di perusahaan yang sama, tetapi gaji yang kita terima terasa kurang, kita merasa jasa kita kurang dihargai, kita merasa bahwa perusahaan tempat kita bekerja tidak memperhatikan kesejahteraan kita. Lalu kita, menuntuk ke perusahaan untuk kenaikan gaji, karena kita merasa, kita punya hak untuk melakukan itu.
Kita boleh-boleh saja menuntut, kita boleh-boleh saja mengajukan permohonan kenaikkan gaji, tetapi mari kita koreksi diri kita, mari kita bercermin agar kita tahu siapa diri kita, mari kita sedikit tengok kebelakang apa yang telah kita hasilkan untuk perusahaan, mari kita hitung hasil kerja kita, apakah hasil kerja kita melebihi dari nilai gaji yang kita terima, atau malah sebaliknya.
Contoh kasus :
Dalam sebulan, counter pakaian wanita telah menjual 100 pc pakaian, dengan keuntungan kotor rata-rata 30 %, misalkan, harga pakaian wanita rata-rata Rp. 150.000,- bearti keuntungan kotornya Rp. 4.500.000,-.
Sekarang kita lihat berapa besar biaya produksinya atau biaya operasionalnya, ada biaya diesel untuk listrik, ada biaya pegawai gudang, ada biaya pegawai administrasi, ada biaya label, ada PPN dan ada juga biaya keamanan. Kemungkinan, sisa keuntungannya tinggal Rp.1.500.000,-.
Sekarang berapa jumlah pramuniaga di counter pakaian wanita ?, ada 4 orang yang gajinya di atas Rp. 500.000,- Cukupkah Rp. 1.500.000,- untuk menggaji 4 orang tersebut ?, terus berapa keuntungan perusahaan ?
Nah, dari kasus di atas, pantaskah kita menuntut kenaikan gaji ?
Dimana gambaran kasus di atas adalah salah satu kasus kecil, dan pasti masih banyak kasus-kasus yang lain, yang mungkin ada pada administrasi, tenaga gudang, staff dan lainnya.
Kurangnya produktivitas kita dalam bekerja, membuat perusahaan harus berfikir 2 kali bahkan lebih, untuk menggaji kita sesuai dengan tuntuan kita.
Yang terpenting bagi kita saat ini adalah bukan berapa besar gaji kita, tetapi bagaimana kita menyikapi dan menyiasati keadaan sekarang. Mari kita bekerja lebih cerdas, lebih efektif, lebih banyak menebar senyum dan semangat, lebih kompak dengan rekan kerja kita, lebih banyak berpikir positif, lebih banyak memanfaatkan waktu luang kita untuk memikirkan bagaimana esuk supaya lebih baik dari sekarang.
Mari kita menuntuk kalau kita sendiri pantas untuk dituntut lebih baik dari yang lain, mari kita menuntut kalau memang kita menghasilkan lebih besar dari yang kita tuntut. Kita harus instropeksi diri, kita harus lebih banyak mengoreksi diri, apakah kita layak disejajarkan dengan yang lain.
Kita personal yang cerdas, pasti tahu jawaban yang telah kita lakukan.
Kita harus selalu bersyukur, berapapun gaji yang telah kita terima, kalau kita bisa mengelolanya pasti akan membawa berkah, cobalah kita berhemat, jangan selalu menuruti gaya hidup sekarang yang cenderung menghabur-hamburkan uang, cobalah menahan diri untuk membeli sesuatu yang hanya karena gengsi, cobalah kita menabung sedikitnya 10 % setiap bulannya dari gaji kita. Buatlah prinsip “Hemat sekarang, kaya akan datang”
Tetaplah bekerja dengan cerdas sesuai dengan bidang kita masing-masing, Pimpinan kita pasti tahu apa yang telah kita perbuat, Pimpinan kita juga tahu, kita harus dibayar berapa.
Tetap semangat, tingkatkan nilai tambah kita.
Tuhan membagi rezki sesuai dengan usaha kita, Tuhan merubah nasib kita, karena kita berusaha.
Salam dahsyat.., dan luar biasa.
-Bang Andri-




salam kenal dulu, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya…
Wowwwww… keren blog si pejuang ikhlas…
[Reply]
Wah mantabss,
Emang bener ada orang naik turun produktifitas kerja tergantung pada seseorang seperti atasan kita. Masa kita mau diatur produktifitas kita sama seseorang. Contoh ” saya sudah kerja sampe lembur habis2an… eh malah dimaharin sama atasan besokannya ” terus abis itu kinerja kita langsung turun ???? Yang salah siapa nih kira2..
Berbeda dengan orang yang selalu bekerja dengan niat beribadah, ikhlas sekalipun atasan, pimpinan mau marah, orang mau bilang apa kek..dia akan selalu intropeksi diri dan selalu meningkatkan kinerjanya karena dia tau sebenarnya dia bekerja untuk diri dia sendiri dan semua kebaikan akan perbaling ke yang berbuat kebaikan dan ini sudah hukum alam alias Sunatuallah (hukum kekekalan energi) semua berasalh dari sumber dari segala sumber kebaikan yaitu Allah SWT.
Dan merasa bersukur masih diperhatikan sama atas bener kan? coba kalo kita udah kerja keras tapi atasan cuek aja.. gimana?? hehehe..
Dia selalu mengambil sisi positif dan menerimanya dengan ikhlas…semua masukan, kritikan, dll.
Dia selalu merasa bahagia dan kebahagian adalah kunci dari kesuksesan..
Salam bahagia dihati kita semua..
udet
[Reply]
aduh.. bukannya menuntut gaji lebih.. kalu kacrut sendiri sering merasa tidak puas, karna di kantor menerapkan sistemabsensi sidik jari.. terlambat 1 menit aja udah kena potong gaji.. belum lagi kalu sakit.. kemaren sempet sakit 2 hari gak masuk, dan beberapa kali telat, potongannya besar banget 500rebu lebih.. huh.. memang sih gaji kacrut tergolong besar dengan pendidikan terakhir yg hanya d1 ini..
tapi kantor memang kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan,, uang lembur [tidak] dibayarkan… nah lho.. kemaren aja mulai dari september sampe desember gak ada uang lembur.. katanya dana kantor udah abis.. hiks hiks..
kalu kacrut seh yg blom berkeluarga its OK.. gak terlalu mempermasalahkannya,, tapi ada beberapa org kantor yg udah berkeluarga selalu ngomel2 gak jelas..
lho lho.. kok jadi curhat.. mana OOT lagi..
eh btw ini templet kayak punya nya ndop.. hihihihii
btw salam kenal jugaaaaa….
kacrut´terakhir mosting..postingan perdana di alamat baru..
[Reply]
Yang penting berdoa dan berusaha *standar* hehehehehe
Fenty´terakhir mosting..25 Random thoughts – tagged by Ndutyke and Sharon
[Reply]
hehehe….
mengutip Mario Teguh,
kalo kita sebegitu sibuknya, tanyakan pada diri sendiri: kenapa kita belum kaya?
karena kl kesibukan kita itu tepat, maka kita pasti sudah mendapatkan apa yang kita inginkan…
gaji lebih, misalnya…
yoan´terakhir mosting..Cinta Seperti Jelangkung
[Reply]
@munawar am: salam kenal juga mas munawar, terima kasih atas commentnya, semoga silaturahmi tetep terjalin.
@Udet: iya om, memang kita harus berjuang untuk meraih ikhlas. karena kalo kita ikhlas dan sabar, efeknya juga luar biasa, kayak buku yang kita hunting kemaren tuh.. hehehe
@kacrut: ga apa2 mas kacrut curhat, gratis kok, hehehe.. ya yang penting bersyukur aja mas :) iya nih, hadiah dari ndop. temen ndop juga? salam kenal juga ya..
@Fenty: berdoa dan berusaha, emang cuma itu mbak yang kita bisa :)
@yoan: wah Yoan emang top deh, kutipannya dari sumber yang OK punya. salam kenal ya
[Reply]
bang Andri siape om ?
masih ada saudara sama ente ya ?
hehehe
agung´terakhir mosting..Islamic Book Fair 2009
[Reply]
@agung: itu tuh, bang andri yang terkenal itu, lengkapnya sih andrie wongso :D
[Reply]
Dear Om Kacrut,
saya recommend beli buku quantum ikhlas mas or join di http://www.quantumikhlas.com
Jika kita mengeluh dan mengeluh maka keluhanlah terus yg kita terima, masih banyak hal hal kecil lain yang terkadang kita tidak beruskur
Jika bergaji kecil, masih banyak orang yang tidak punya pekerjaan dan sampai2 mencari makan aja susah..
Jika tidak mempunyai rumah sendiri, alias masih ngontrak, bayangkan orang yang tidur dikolong jebatan, di emperan beralasan koran beratap langit..
Jika tidak suka dengan pekerjaan sekarang, masih banyak orang yang menganggur dan harus menghidupi keluarganya
Allhamdullilah saya saat ini masih bisa mengetik dengan 10 jari tangannya saya, Alhamdullilah saya masih melihat dengan kedua mata saya, Terima kasih Ya Allah atas baju ini, terima kasih atas keluarga saya yang sehat, Terima kasih atas udara gratis ini, Terima kasih saya masih bisa berjalan dengan sempurna…. .
Bersukurlah dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu, Jika kita giat berlatih bersukur, Maka akan kutambah nikmatKu…
Terima kasih Ya Allah atas rasa keraguan, kecemasan saya saat ini, saya ikhlas..Maafkan saya Ya Allah atas perasaan saya dan pikiran saya.. Alhamdullilah..
Karena kebaikan semua datangnya dari Allah dan keburukan semua datangnya dari diri kita sendiri..karena Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang..
Saya Mencitaimu Ya Allah
Salam bahagia di hati kita semua..
udet´terakhir mosting..Dicari Bintang Rap Baru di Rapsuperstar
[Reply]
Standar gaji 2008 menurut “mereka” bisa dilihat di http://www.kellyservices.co.id/res/content/id/services/en/docs/indonesiasalary2008.pdf , bagaimanakan untuk tahun ini kita tunggu saja.
Sepertinya bang wicak sudah jadi reseller, selamad selamad, gak bakalan nuntut gaji terus nih, betul ??
[Reply]
Hm….
choiri setyawan´terakhir mosting..Baru saja Migrasi ….
[Reply]
sepertinya hal kaya gituh itu uda manusiawi banget deh mas .
hampir setiap orang pasti pernah ngerasain ,
“ko kaya’nya kerjaan gue tuh ga adil banget yak .?!”
gituh ..
iya ga sih .?
=D
si kucing´terakhir mosting..humm ..
[Reply]
salam kenal dulu… :)
nuntut gaji tambah, berarti nantang pekerjaan lebih. supaya keuntungan perusahaan naik. namanya juga pegawai mas… coba dia jadi bos, pasti mummmeeetzzzz mikirin gaji anak buahnya.
salmane´terakhir mosting..Instalasi VMware Player di Windows
[Reply]
Humm.. @ bang udet : gak puas bkan brarti gak brsyukur kan bang?! Aku emg bkan trmasuk 0rg yg agamis bgt seh..
Tapi dsetiap d0a yg pertama aku panjatkan adlah puji syukur atas nikmat yg uda dberikan’Nya kepadaku..
Kalu urusan cinta sma Allah SWT emg bsa diukur? Kalu dikaitkan mslah agama mah gak ada habizny bang.. Biarlah diri pribadi dan Allah yang tau..
This is bout reality.. Realita kehidupan yg ada.. Kalu kita uda melaksanakan kewajiban dan kita gak diberikan hak,apa kita diam aj? Apa kita gak b0leh nuntut? Hello ini bukan jaman jahilliah.. Tul gak?!
Btw thx ud menanggapi k0meng saia..
Kalu salah harap dimaklumi,pikiran anak umur 21thn.. :p
[Reply]
Ih ketemu kucing lagi disini..
Ketemu fenty..
Kalu nd0p 0nlen pzti ntr ktmu nd0p dsni..
Knpa 0rgny ntuh2 aje..hihihi
-yg knal cm i2 seh-
[Reply]
ya, besar atau kecil memang relatif… tinggal bagaimana kita mengelolanya serta mensyukurinya supaya barokah….
salam kenal juga.. sukses yah..
mayssari´terakhir mosting..SAJAK I
[Reply]
wkeeekekk sangar omm :D
bair´terakhir mosting..Tiket nonton gratis
[Reply]
Baik kalo alasannya baik…
:)
aCist´terakhir mosting..Dying In Your Arms
[Reply]
wow, templateku payu… horeee……
selamat mengedit bang…
aku biyen pas kerjo nang tabloid yo mung digaji sak iprit. entek digawe mangan tok. tapi nek tak pikir-pikir, yo pancen aku pantes nrimo sak mono…
pokoke bersyukur wae lah, khan janji-Nya, orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya…
ndop´terakhir mosting..Cerita dibalik masuk angin
[Reply]
hehe.. iaa salam kenal juga…
Blogwalking..^^
Rinie´terakhir mosting..Cowo Vs Cewe Nyebelin
[Reply]
“Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memeberikan kelapangan sesudah kesempitan” ( QS.ath-Thalaaq:7)
” Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan…kecuali ia bertambah….bertambah…bertambah..” ( HR. at-Tirmidzi)
[Reply]
@zulfan: iya Fan, rejeki emang harus dicari, yang penting halal
@choiri setyawan: hmm juga
@si kucing: memang awalnya berat, nanti hasilnya manis kok
@salmane: iya, betul itu.. kita harus bisa melihat dari sudut pandang manapun, jangan sampai egois
@Kacrut: intinya menata hati dulu untuk bisa berbuat ikhlas mas..
@mayssari: wah ini lebih top lagi pendapatnya.. cz manusia itu kebanyakan berkata “kurang” padahal yang di bawah kita masih banyak yang membutuhkan..
@bair: matur nuwun om
@aCist: mudah-mudahan diberikikan kebaikan selalu
@ndop: matur nuwun kang ndop.. semoga sehat selalu yo sampean
@Rinie: makasih ya rin..
@udet: wah om udet ini ilmunya emang te o pe be ge te dah…. ntar pijitin gw ya om, ama alat yang udah di beli di pameran kemaren.. :p
[Reply]
Peringatan : Komen ini akan rada panjang, hehe..
Setahu saya, perusahaan ada sistem Performance Appraisal dalam memetakan kinerja pekerjanya.
Outputnya antara lain : pemberian training, promosi, bonus, dan kenaikan gaji. Sistem tersebut tentu menggunakan metode yang objektif ya.
Standar gaji Kelly Service masih terlalu kasar, Mas. Masih harus diperdalam lagi per industri-nya. Misalnya, standar gaji HR untuk oil company berbeda dengan industri farmasi.
Tentang manajemen keuangan, kalo saya sementara ini 35% konsumsi. 15% untuk tabungan hal2 mendadak. 50% diputar untuk usaha.
*Maturnuwun, Pakdhe sampun kepareng mampir..
sanggita´terakhir nulis..Pencinta orisinalitas : Gradasi arti nama Sanggita
[Reply]
Kalo di kantor kita cak….. masalah ada di TP…. kampret tuh orang…!!!
[Reply]
Interesting site, nice design, i have bookmarked it for the future referrence
[Reply]
Wah ini luar biasa anda seorang pejuang yang tampak lelah dalam dunia pekerjaan. terus berjuang…… hhhhhh….. saya baru kali ini mampir di blog anda, mudah-mudahan kita terus berbagi ilmu. amiin
Syuhada Ishak Abilio Gomes´terakhir nulis..Jadilah orang yang optimisme
[Reply]