• banner blogger Nganjuk hitam
  • Archive for the “Puisi” Category

    Biznet Outing 2009

    Setelah tahun kemaren ga jadi outing ke Bali dikarenakan beberpa hal, Akhirya jadi juga untuk outing biar pikiran para karyawan bisa fresh lagi. Banyak hal yg telah dilakukan di sana, ada outbond, ada berenang di air panas (air hangat tepatnya), makin kenal dan akrab ama sesama karyawan Binet, de el el deh.

    Malam sebelum berangkat, saya bilyard dengan temen2 kos, sampai sekitar jam setengah 2 pagi, lalu dilanjutkan makan di KFC. Di sana, dari pada bengong, saya mencoba untuk membuat puisi yang kebetulan pada outing ini, departemen saya mendapat kesempatan untuk membacakan Puisi dengan tema terserah yang tampil.

    Berikut puisinya :

    November 7, 2009 Post Under Puisi, Story - Read More

    Berpisah

    Melihat wajahnya
    Air mataku berlinang
    Sebentar lagi akan berpisah
    Rasa berat untuk berpisah
    Tuhan sedang mencoba
    Diam-diam bertanya pada langit
    Tak bisa mengerti kejadian di dunia
    Tak bisa lepas dari cinta
    Memikirkan masa lalu
    Bertemu karena berteduh dari hujan
    Romantis dalam sekejap menghilang

    July 9, 2008 Post Under Puisi - Read More

    Kekasih Impian

    Sunyi… sepi malam ini
    aku merenungi diri sendiri
    apakah aku bisa mencintai
    ataupun dicintai

    Malam… hitam… kelam
    akankah seseorang datang
    dengan membawa cinta seindah bintang
    dan diberikan hanya untukku seorang

    Rasa ingin disayangi dan dicintai
    selalu muncul dihati
    tapi aku bisa apa …. ???
    aku tiada daya

    Aku kesepian
    terbuai aku dalam khayalan
    dan akhirnya untuk yang kesekian
    menangis aku dalam lamunan

    Kuimpikan bahagia yang pasti dan nyata
    bukan lagi khayalan
    ataupun angan yang hanya membuatku luka

    February 12, 2008 Post Under Puisi - Read More

    Dari Jauh

    Dari jauh, aku memandangmu
    Lewat semua mata hatiku

    Dari jauh, aku mengagumimu
    Lewat semua kisah tentangmu

    Dari jauh, aku mengkhayalkanmu
    Tanpa peduli kata hatiku

    Dari jauh, aku larut dalam suka citamu
    Bagai bertemu air jernih dipadang tandus

    Dari jauh, aku hanyut dalam dukamu
    Bagai tersesat dalam mimpi buruk

    Dari jauh, kukirim do’a untukmu
    Do’a tulus, do’a tak bersyarat

    Dari jauh, kulukis engkau dalam tidurku
    Lewat beragam bunga tidurku

    Dari jauh, aku titipkan hatiku padamu
    Agar kau senantiasa setia padaku

    February 12, 2008 Post Under Puisi - Read More