Archive for January, 2008

Bersabar Demi Cinta01.29.08

tak terelakkan, mentari pagi tersambut dengan muram
embun yang memupuskan harapan malam pun telah hilang
lihatlah betapa sunyi dalam riuh tawa mentari
menunggu apa beda dengan menanti
sekecap kata tak sanggup mengalun
seumpama hari ini tiada berguna, mungkin esok masih ada

perlahan… mungkin tidak pasti
aku akan lukiskan iring perasaan hati
menanti… terus menanti
kapankah kesabaran atas diri ini terhenti
apakah ketika mentari tiada melambaikan tangan lagi..

NN

Posted in Puisiwith No Comments →

Mencinta… (Ku Menunggu)01.29.08

Kadang, Tuhan yang mengetahui yang terbaik
Akan memberi kesusahan untuk menguji kita
Kadang , Ia pun melukai hati kita
Supaya hikmahnya bisa tertanam amat dalam
Jika kita kehilangan cinta..
Maka ada alasan dibaliknya
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti
Namum kita tetap harus percaya
Bahwa ketika ia akan mengambil sesuatu
Ia telah siap memberi yang lebih baik…

MENGAPA MENUNGGU????
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan
Kita tak ingin tergesa-gesa…
KARENA…..
Walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tak ingin sembrono…
KARENA…..
Walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai…
Kita tak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian cinta
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu…
BAGIKU….
Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan…
Ketimbang memilih apa yang ada
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai
Ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidupku terlampau singkat untuk dilewatkan bersama
PILIHAN YANG SALAH
Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius
PERLU KAU KETAHUI
Bahwa bunga tidak mekar dalam semalam
Kehidupan dira jut dalam rahim selama 9 bulan
Cinta yang agung terus tumbuh selama kehidupan ini
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal iman, keberanian dan pengharapan….
Penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan
PADA AKHIRNYA TUHAN…
Dalam segala hikmah dan kasihnya….
Meminta kita menunggu….

 

NN

Posted in Puisiwith No Comments →

Serangan Pertama, Awal Kekalahan01.27.08

17 januari 2008, merupakan hari-hari terakhir untuk kuliahku di semester 2 ini. Berarti saatnya aku bersiap untuk menunaikan tugas akhir untuk menyelesaikan masa studiku di semester depan. Tapi aku masih belum menemukan judul yang pas dengan hati nuraniku dan kemampuanku. Pagi hari, aku punya ide untuk mencari inspirasi dari universitas laen, tapi aku tak punya kenalan selain alumni-alumni. Dalam benakku  terlintas nama Nunung yang saat ini masih berstatus mahasiswa di sebuah universitas swasta di daerah depok. Ah, nanti malam aku akan memberanikan diri untuk meneleponnya.

Dari kantor sekitar jam 20:30 ku telepon dia, yang kudapat hanya nada tunggu, sampai nada itu putus. Ah, masih sibuk dia pikirku. Setengah jam kemudian kutelepon lagi dia, tetapi hasil yang sama yang ku dapat. sekitar jam 21:25 kembali kutelepon dia, pikirku, jika masih tidak dijawab, aku tak akan meneleponnya lagi dalam beberapa hari kedepan. Ternyata dugaanku salah, dia menjawab panggilanku. Dalam telpon itu aku memperkenalkan diri, dia sungguh kaget waktu itu. Aku bukan orang yang suka basa-basi, aku bicara seperlunya saja (meskipun sebenarnya seberapalamapun aku ga bakalan kena tagihan telepon, karena aku memakai telepon langsung dari sang produsen), yaitu ingin minta tolong untuk akses ke perpustakaan di universitasnya. Setelah mengutarakan apa yang aku maksud, sekitar 5 menit, aku langsung mengucapkan terimakasih dan ucapan salam. Aku sungguh bahagia waktu itu.

23:00

Setelah aku sampai di tempat kos, aku dikasih kabar agak buruk oleh hwk. Dia tadi mellihat sang bidadari diantar pulang oleh seorang  pria dengan motor ninjanya. Sang bidadaripun sempat menoleh ke arah kamarku 2 kali, dan disitu hwk sedang melihat pemandangan sekitar tempat tinggal. Sang bidadari bersalaman dengan sang pengantar. Sang pengantar minta tangannya dicium oleh sang bidadri, tapi sang bidadari menolaknya. Ada 2 hal yang terlintas dibenakku kenapa dia tidak mau untuk mencium tangannya, pertama karena dia tidak terbiasa dengan pacaran atau yang kedua, karena dia mellihat ada hwk ditempatku dan dia malu karenanya. Celaka pikirku.

Sabtu 19 januari, sepulang dari kantor pusat karena ada urusan sabtu itu, sekitar pukul 20:00 aku dan hwk berencana beli makan di samping kos. Aku bertemu ibu kos, dan bercengkerama sejenak serta kuceritakan kejadian kamis malam itu. Ibu kos memberiku semangat dengan mengatakan “mungkin dia juga temannya Guh..” belum selesai kami ngobrol, ternyata yang kami bicarakan datang juga. Sang bidadari diantar oleh seorang yang sama dengan kamis malam lalu. Tak banyak bicara aku langsung menghindar untuk menahan rasa patah hati ku.

Aku patah hati sebelum aku benar-benar mengenalnya.

Ya Allah, aku hanya manusia biasa yang hanya bisa merencanakan, tapi Kaulah Yang Maha Berkehendak.

Posted in Storywith No Comments →

Jika Ku Jatuh Cinta01.23.08

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di
sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas
sehingga melupakan aku
pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Posted in Puisiwith No Comments →

  • You Avatar
  • domain hosting webdesign
  • Refill Parfum